JKBM Bantu Penderita Penyakit Kulit Psoriasis

Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang digagas Gubernur Bali Made Mangku Pastika, terus mendapat respon postif dari masyarakat.  Salah satu indikatornya adalah semakin meningkatnya kunjungan pasien yang memanfaatkan jasa JKBM ini ke Rumah Sakit Indera Provinsi Bali dan masyarakat berharap program ini jangan sampai terputus.

Salah satu pasien tersebut adalah Ni Ketut Domilina. Perempuan paruh baya usai  47 tahun yang tinggal di Banjar Buanakubu Denpasar ini mengatakan sudah menggunakan fasilatas JKBM selama delapan bulan. Ketut Domilina divonis menderita penyakit kulit psoriasis.
Itulah sebabnya, dokter menyarankan ia mengunjungi Bagian Penyakit Kulit RS Indera di Jl. Maruti No 10 Denpasar setiap dua hari sekali (seminggu tiga kali). Hasilnya, delapan bulan berobat, penyakitnya sudah berkurang. Bercak-bercak merah putih pada seluruh tubuhnya kini sudah berkurang. “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemprov Bali atas program JKBM ini,” katanya Senin, 7 Pebruari 2011. Ia berharap, program JKBM ini jangan sampai diputus karena sangat membantu  meringankan beban bagi warga masyarakat Bali seperti dirinya yang betul-betul sangat membutuhkan bantuan penanganan kesehatan serta pengobatan.
Domilina mengaku pelayanan yang diberikan RS Indera sangat memuaskan. “Saya berobat di Rumah Sakit Indera ini, dan mendapatkan pelayanan yang memuaskan,baik dari loket , informasi, perawatan maupun dokter yang menangani”  lanjut Domilina memberi kesan. Untuk semua itu, Domilina tidak dipungut biaya sediktipun, padahal terapi yang dijalani tergolong pelayanan spesialistik yakni terapi spektra .
Penuturan yang sama disampaikan pasien lainnya seperti I Gusti Surya Atmaja yang juga menderita penyakit kulit psioriasis, serta Ibu Sudiasih dari Selat Duda Karangasem dan Surikatin asal Jl Bukit Tunggal Denpasar yang keduanya menderita penyakit kulit vitiligo. Untuk itu JKBM mesti terus dilanjutkan karena membantu masyarakat tidak mampu ungkapnya, mengakhiri penjelasannya.(skn)